www.liputan6.com

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri dipaksa mahasiswa untuk membongkar identitas tujuh anggota polisi yang terlibat insiden penabrakan pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan hingga tewas. Insiden ini terjadi saat demonstrasi di DPR RI. Awalnya, Kapolda hanya memberikan inisial, namun desakan massa aksi membuatnya menuruti permintaan mahasiswa. Ia juga telah menyampaikan belasungkawa dan permohonan maaf kepada keluarga korban.
Masih Seputar nasional

Massa Serang Polres Jaktim, Puluhan Kendaraan Hangus Terbakar

7 Halte Transjakarta Dibakar di Jakarta, Warga Rugi Besar

Pasca Diserang Massa, Lalu Lintas Mako Brimob Depok Normal Kembali

Demo Jakarta Bakar 7 Gerbang Tol, Ruas Cawang-Tomang Lumpuh Total

Puan Maharani Minta Maaf Kinerja DPR Belum Maksimal, Janji Berbenah

Bentrokan Pecah di Depok Dekat Mako Brimob, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Polisi Tangkap 43 Peserta Aksi Surabaya, Mayoritas Anak-anak Dihalangi Bantuan Hukum

Emak-emak Neno: Polisi Pembunuh Ojol, DPR Penghianat Bangsa!

Prabowo Sambangi Keluarga Driver Ojol Korban Rantis Brimob, Ayah Korban Minta Keadilan

Prabowo Janjikan Rumah untuk Keluarga Ojol Tewas, Ayah Korban Desak Keadilan

Presiden Prabowo Desak Tindakan Tegas Polisi Berlebihan Usai Insiden Maut Barracuda