www.tempo.co

Seorang korban bernama NS mengalami teror penagihan pinjaman online dari AdaKami setelah data KTP-nya disalahgunakan untuk pinjaman yang tidak pernah dia ajukan. NS menerima 310 panggilan telepon dan ancaman dipermalukan di media sosial. Kuasa hukumnya, Bangun Simamora, telah mengirimkan dua somasi kepada AdaKami, menuding platform tersebut melawan hukum karena terus menagih dan mengganggu kliennya. Bangun mencurigai adanya penyalahgunaan data pribadi dari internal atau eksternal AdaKami.
Masih Seputar ekonomi

Sarinah Tutup Paksa Pukul 16.00 WIB Imbas Demo Besar Tewasnya Pengemudi Ojol

NasDem Ahmad Sahroni Sebut Pembubar DPR 'Tolol', Kini Dimutasi

Driver Ojol Tewas Ditabrak Rantis Brimob, Aksi Massa Ancam Ekonomi Nasional

Demo Berlarut Ancam Pemulihan Ekonomi, Celios: Pemerintah Gagal Respons Tuntutan Publik

Wajib NIK KTP Beli LPG 3 Kg Mulai Tahun Depan, Subsidi Tepat Sasaran

Tragis! Ojol Affan Tewas Dilindas Rantis Brimob, Menaker Yassierli Berduka

Dicopot NasDem, Harta Rp 328 M Ahmad Sahroni 'Crazy Rich' DPR Terungkap

Ahok Bongkar Biang Kerok Kematian Driver Ojol: Pemerintah-DPR Tak Dengar Rakyat!

CELIOS Bongkar: Demo Bukan Ditumpangi, Murni Kemarahan Publik Akibat Ekonomi Gagal

Mendag Budi Santoso Tegaskan Impor Etanol Tanpa Kuota Tetap Berlaku, Petani Protes Keras

Driver Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob, BPJS Ketenagakerjaan Beri Santunan Rp70 Juta