www.liputan6.com

Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI, Jusuf Kalla, mendesak semua pihak untuk menahan diri di tengah unjuk rasa meluas di berbagai kota pada Jumat (29/8/2025). JK memperingatkan bahwa demonstrasi yang berakhir ricuh akan menghentikan roda ekonomi dan berakibat panjang bagi masyarakat. Aksi ini merupakan buntut dari tewasnya pengemudi ojek online Affan Kurniawan yang dilindas kendaraan taktis Brimob saat demo di DPR sehari sebelumnya, dengan demo solidaritas terjadi di Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Makassar, dan Medan.
Masih Seputar nasional

Tunjangan DPR RI Picu Amarah, NasDem-Golkar Dukung Evaluasi Total

Massa Bertahan di Mako Brimob Kwitang, Akses Ditutup dan Gelap Gulita

Polisi Ungkap Pembunuhan Bocah SD 11 Tahun di Pondok Pinang, Pelaku Ditangkap di Gudang

Massa 'Wajah Tak Dikenal' Geruduk Rumah Sahroni, Brankas & Kendaraan Mewah Dijarah

LBH Bali Bongkar Kekerasan Polisi: 31 Ditangkap, 7 Pelajar Jadi Korban

PPI Australia Kecam Kunjungan Mewah DPR di Tengah Demo Tunjangan Rp50 Juta

Kapolri Tegaskan Sidang Etik 7 Brimob Penabrak Ojol Rampung Sepekan, Transparan!

TikTok Tangguhkan Fitur Live di Indonesia Buntut Ricuh di Sejumlah Daerah

TikTok Resmi Matikan Fitur LIVE di Indonesia, Cegah Siaran Kerusuhan

Prabowo Temui Ormas Islam di Hambalang: Ajak Redam Eskalasi Demonstrasi

Mencekam, Gedung Grahadi & DPRD Kediri Dibakar Massa dalam Demo Rusuh