finance.detik.com

Pemerintah melalui Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso merespons demonstrasi rusuh yang mengguncang Jakarta pada 28-29 Agustus. Ia menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto agar masyarakat tetap tenang, berharap situasi terkendali dan tidak mengganggu perekonomian nasional. Pelemahan IHSG dan rupiah dinilai wajar. Aksi massa ini dipicu oleh kematian seorang driver ojol yang terlindas kendaraan taktis Brimob, memicu kecaman. Pemerintah berupaya memastikan stimulus ekonomi berdampak positif untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi kuartal III-2025.
Masih Seputar ekonomi

MRT Jakarta Kembali Full Loop, Stasiun Istora Mandiri Rusak Parah Dihantam Demo

Rupiah Tembus Rp16.945, IHSG Anjlok 2,29%: Bukan Demo Biang Keroknya!

KPK Seret Pemilik Maktour & Eks Menag di Korupsi Haji Rp1 T

MRT Jakarta Kembali Normal, Layani Penuh Rute Lebak Bulus-Bundaran HI Pasca Demo Ricuh

LRT Jabodebek Dipastikan Tetap Normal Hari Ini di Tengah Demo Jakarta

Transjakarta Berangsur Pulih, 75 Rute Aktif Kembali di Tengah Demo

Pemerintah Jual Murah Pangan di 4.320 Kecamatan, Harga Beras-Telur Turun

Pemerintah Gelontorkan 43.665 Ton Beras SPHP Rp60 Ribu/5 Kg, Stabilkan Harga di 38 Provinsi

Mentan Amran Perintahkan: Beras SPHP Rusak, Langsung Tukar ke Bulog!

MRT Jakarta Hanya Layani Rute Terbatas Imbas Stasiun Istora Mandiri Dirusak Demo

Mentan Amran Curigai Penyimpangan: Harga Beras Naik Saat Stok Bulog 3,9 Juta Ton