tirto.id

Ratusan massa aksi, terdiri dari pengemudi ojol, warga, dan mahasiswa, masih bertahan di depan Gedung DPRD Jabar. Mereka membakar sejumlah fasilitas, termasuk videotron dan aset rumah MPR RI, setelah ditembaki gas air mata. Massa membalas dengan bom molotov, menyebabkan bangunan luluh lantak. Dua petugas keamanan berhasil diselamatkan. Pemprov Jabar membenarkan bangunan itu milik MPR RI, sementara polisi kembali menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa.
Masih Seputar nasional

Prabowo Desak Rakyat Bersatu: Indonesia di Ambang Kebangkitan, Waspadai Adu Domba

Menteri PU: Pusat Ikut Tanggung Jawab Perbaikan Fasum Rusak Akibat Demo

Kapolres Jaktim Bantah Keras Penembakan Warga di Kericuhan Demo Viral

Wagub Banten Tegas Minta Pembatalan MoU Impor Sampah ke TPA Bangkonol

Rektor UI Liburkan Mahasiswa 4 Hari, Kuliah Daring Imbas Demo Jakarta

Menkomdigi Tegas: TikTok Tutup Fitur Live Sukarela, UMKM Terdampak

Presiden Prabowo Desak Warga Waspada Upaya Adu Domba, Jaga Persatuan!

Polda Metro Jaya Kerahkan 324 Personel, Pastikan Jakarta Kondusif Usai Ricuh

TNI Kodam Jayakarta Sisir Jakarta, Bubarkan Kerumunan Dekat DPR RI

Kantor Pemkab Kediri Hancur Dirusak Massa, 18 OPD Terdampak, Bupati Jamin Layanan

Polda Jateng Pulangkan 327 Pedemo Ricuh Semarang, 7 Jadi Tersangka