finance.detik.com

Komisi VI DPR RI mencecar Direktur Utama PT KAI terkait kerugian besar yang dialami konsorsium Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Kerugian KCIC tercatat Rp 1,6 triliun pada semester I 2025, dan Rp 2,69 triliun sepanjang 2024. Anggota DPR menyoroti bahwa kerugian ini menjadi beban bagi PT KAI sebagai pemegang saham mayoritas, dengan potensi beban keuangan lebih dari Rp 4 triliun di 2025. DPR mendesak KAI untuk memaparkan strategi mengurangi kerugian dan skenario break even point.
Masih Seputar ekonomi

Jasa Marga Buka Kembali Tol Dalam Kota Hari Ini, Waspada Usai 7 Gerbang Dibakar

Prabowo Perintahkan TNI Amankan SDA, Kapolri Tindak Tegas Pelanggaran

Harry Dent & Robert Kiyosaki Peringatkan Crash Besar Pasar Global: Bitcoin, Nvidia Terancam!

KAI Berlakukan Berhenti Luar Biasa di Jatinegara Hingga 2025, Antisipasi Demo Jakarta

Grab Luncurkan Gercep, Sediakan Psikolog & Bantuan Hukum untuk Driver Demo

Dua Mitra Grab Tewas Tragis Saat Demo Jakarta-Makassar, 3 Luka Berat

Prabowo Beri Tugas Berat Tito Karnavian Usai Demonstrasi, Pantau Ekonomi & Kendalikan Daerah

Prabowo Perintahkan TNI & Polri Sikat Penjarah SDA, Jaga Stabilitas Ekonomi

APPBI Imbau Masyarakat Jangan Panic Buying di Tengah Demo, Stok Aman Terkendali

Promo Gila! MRT, Transjakarta, LRT Cuma Rp 1 Selama 7 Hari

TikTok Tangguhkan Live di Indonesia, UMKM Terpukul Akibat Demo Ricuh