appleinsider.com

TransUnion, salah satu agen pelaporan kredit terbesar AS, mengonfirmasi menjadi korban peretasan yang mengancam data lebih dari 4.4 juta pelanggannya. Data yang bocor meliputi nama, tanggal lahir, dan nomor Jaminan Sosial, namun perusahaan menegaskan informasi kredit tidak diakses. Insiden ini terjadi melalui aplikasi pihak ketiga dan TransUnion menawarkan dua tahun layanan pemantauan kredit gratis kepada korban. Peretasan ini menambah daftar panjang serangan siber yang menargetkan berbagai organisasi besar.
Masih Seputar teknologi

Grab Indonesia Konfirmasi 2 Mitra Tewas, 3 Kritis Akibat Demo

Lenovo-Motorola Bongkar HP Murah & Midrange Terbaru di IFA 2025

Battlefield 6 Resmi Rilis 10 Oktober 2025, Cek Spesifikasi PC-nya!

Bukan Pabrik! Apple Resmi Buka Developer Academy Kelima di Jakarta 2025

Tragis! Ojol Tewas Terlindas Rantis Saat Demo, Grab Indonesia Terapkan WFH

Jangan Panik! Ini Trik Melacak HP Hilang Pakai Google Find My Device

Realme Ogah Ikut Tren HP Lipat, Pilih Fokus Ponsel Biasa dan Aksesori

Tanpa Bakat Musik, Pencipta AI Oliver McCann Raih Kontrak Rekaman Pertama

Menkomdigi Harap Live TikTok Kembali, UMKM Terdampak Penutupan Sukarela

WhatsApp Perbaiki Bug Zero-Click, Data Pengguna Apple Terancam Dicuri

Metal Gear Solid Delta: Snake Eater Resmi Rilis, Siap Guncang PS5, Xbox, PC