kabar24.bisnis.com

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mendesak para petinggi negara untuk lebih sensitif terhadap aspirasi masyarakat dan bersikap santun. Peringatan ini menyusul aksi demonstrasi yang berujung bentrokan di Jakarta, dipicu insiden kendaraan taktis Brimob melindas pengemudi ojek online hingga meninggal dunia. Muhammadiyah juga mengimbau semua pihak menahan diri dan menghentikan segala bentuk tindak kekerasan demi persatuan bangsa.
Masih Seputar nasional

Transjakarta Lumpuh Total di Jakarta Imbas Demo Ricuh

Demo Ricuh di Jakarta, 7 Gerbang Tol Dibakar Massa

PGI Desak Pendemo Jaga Moral, Jangan Anarkis!

Wapres Gibran Jenguk Pengendara Ojol Korban Bentrok, Sempat Dikira Meninggal

Kwitang Mencekam: Massa Ojol Merangsek Mako Brimob, Marinir Turun Tangan

Gubernur DKI Gratiskan Transjakarta & MRT Seminggu Penuh Usai Unjuk Rasa!

DPRD Cirebon Diamuk Massa Usai Demo Ricuh, Fasilitas Rusak Parah

Fraksi PAN Dukung Evaluasi Tunjangan DPR, Respons Sorotan Publik

LPSK Turun Tangan: Lindungi Korban Demo, Soroti Kematian Tragis Ojol

Demo Ojol Anarkis: Dedi Mulyadi Ganti Rugi 10 Motor & Gaji Karyawan Restoran

Tunjangan Rp50 Juta DPR Picu Demo Besar Serentak, Korban Jiwa Berjatuhan