www.suara.com

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 2,27 persen pada Jumat (29/8/2025), dipicu oleh gejolak domestik seperti rentetan demo dan insiden tewasnya pengemudi ojek online. Kondisi ini membuat investor asing dan domestik cemas, bahkan melepas portofolio. Menurut Hendra Wardana dari Stocknow, psikologis pelaku pasar rapuh terhadap isu politik dan keamanan. Respons pemerintah dengan kebijakan WFH DPR justru memperburuk sentimen, memunculkan kesan menjauh dari aspirasi publik.
Masih Seputar ekonomi

Aksi Demo Guncang Jakarta, BNI Tutup 4 KCP Sementara

Kadin DKI Waswas: Aksi Rusuh Jakarta Ancam Ekonomi, Ingatkan Mei 1998

Demo Rusuh Guncang Jakarta, Driver Ojol Tewas, Pemerintah Waspada Ekonomi Nasional

PPATK Luncurkan Sistem DETAK MBG, Amankan Dana Program Prioritas Prabowo

Buntut Ojol Tewas Dilindas Brimob, Demo Jakarta Memanas, Investor Asing Ancam Kabur

Dampak Demo: MRT Jakarta Terapkan Short Loop Mulai 30 Agustus, Cek Rute Terdampak!

Dirjen PDN Ungkap Alasan Beras Premium Kosong di Ritel, Harga Melonjak Tajam

Demo Ricuh Tewaskan Driver Ojol, BNI Tutup 4 KCP di Jakarta Pusat

KPID DKI Jakarta Bantah Keras Surat Hoaks Pembatasan Siaran Demo Kekerasan

Raih Saldo DANA Kaget Gratis Setiap Hari, Cuan Tanpa Modal!

Terobosan! KUR PMI Resmi Meluncur: Bunga 6%, Rp100 Juta Tanpa Agunan