ekonomi.bisnis.com

Amerika Serikat (AS) telah sepakat secara prinsip untuk membebaskan minyak sawit, kakao, dan karet asal Indonesia dari pengenaan tarif impor resiprokal 19%. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Pengecualian tarif berlaku untuk produk yang tidak diproduksi di AS, meskipun kesepakatan akhir masih menunggu jadwal. Kedua negara juga membahas potensi kerja sama investasi di proyek penyimpanan bahan bakar di Indonesia.
Masih Seputar ekonomi

Sarinah Tutup Paksa Pukul 16.00 WIB Imbas Demo Besar Tewasnya Pengemudi Ojol

NasDem Ahmad Sahroni Sebut Pembubar DPR 'Tolol', Kini Dimutasi

Driver Ojol Tewas Ditabrak Rantis Brimob, Aksi Massa Ancam Ekonomi Nasional

Demo Berlarut Ancam Pemulihan Ekonomi, Celios: Pemerintah Gagal Respons Tuntutan Publik

Wajib NIK KTP Beli LPG 3 Kg Mulai Tahun Depan, Subsidi Tepat Sasaran

Tragis! Ojol Affan Tewas Dilindas Rantis Brimob, Menaker Yassierli Berduka

Dicopot NasDem, Harta Rp 328 M Ahmad Sahroni 'Crazy Rich' DPR Terungkap

Ahok Bongkar Biang Kerok Kematian Driver Ojol: Pemerintah-DPR Tak Dengar Rakyat!

CELIOS Bongkar: Demo Bukan Ditumpangi, Murni Kemarahan Publik Akibat Ekonomi Gagal

Mendag Budi Santoso Tegaskan Impor Etanol Tanpa Kuota Tetap Berlaku, Petani Protes Keras

Driver Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob, BPJS Ketenagakerjaan Beri Santunan Rp70 Juta